Masa SMP pun datang. Saya berada dalam kelas olahraga,
padahal saya bukan atlit. Namun, saya menulis hoby saya saat itu adalah badminton
dan futsal. Mungkin itu yang membuat saya terperangkap dalam kelas atlit ini.
Loh kok bahasanya ‘terperangkap’? yap. Disana saya menjadi seorang ketua kelas,
dan kelas itu adalah KANDANG MACAN! Kenapa saya bilang gitu? Isinya ya ampun…
buandel semuaa..aduuu.. ketika itu saya hanya berkata ‘itu yang namanya apes
bal’. Haha. Namun ternyata saya sekarang sadar, bahwa Tuhan memberikan sebuah
pengalaman yang berharga untuk saya. Saat disana dilatih untuk menjadi
pemimpin, berani untuk berbicara, berani untuk memutuskan, salah satunya,
memutuskan untuk ngadu ke guru kalau kelas sangat tidak kondusif. Haha ‘pak,
kelas siaga 1!’ haha itu saking parahnya tuh kelas.
Pelajaran dan pengalaman yang bisa
diambil adalah saya bisa mengenal banyak karakter manusia. Bahwa, Oh ternyata
ada toh orang seperti ini, oh ternyata ada toh orang seperti itu, lalu saya
belajar bagaimana cara kita menyikapinya, dan masih banyak pelajaran berharga
dari mereka. Dan mereka semua walaupun buandel, mereka adalah teman saya yang
baik. Sebab, saya merasa aman 3 tahun di smp itu. Kenapa? Aman, pentolan smpnya
temen saya semua. Hahaha.
SMP Kelas
8, masih dikelas olahraga, namun, mungkin karena kelas 7 kelasnya bandel, jadi
sama guru di pisah-pisahin. Haha. Disana saya diberikan kepercayaan sebagai
bendahara kelas bersama temen saya atau bisa dibilang sahabat saya waktu smp. 3
tahun selalu bersama.namanya shofiyah. Ada juga yang 3 tahun bareng, namanya
Esa. Hehe. Mmm…Kelas 8 tidak terlalu parah. Namun yang berharga adalah ketika
saya dipercaya menjadi bendahara itu tadi. Memegang uang itu tidak mudah loh
kawan.. hehe
Kelas 9
SMP, Saya masuk kelas unggulan. Keren ey, 98. Hmm saya pikir kelas unggulan itu
kutu buku. Eh ternyata, kok error seru semua gitu yah haha. Disana yang
laki-laki hanya 11 orang termasuk saya. Sisanya perempuan. Alhamdulillah ya
hahaha. Nah, Yang kasihan itu anak 94. Isinya cowo semua. Haha nasib. hmmm Serulah
pokoknya ni kelas. Dah gitu, pinter-pinter semua pula. Lengkap sudah pengalaman
di SMP. Kelas 7 temen-temennya buandel, kelas 8 membaik, dan akhirnya kelas 9
sempurna. Ciahhh… Alhamdulillah. Dan satu lagi sebagai pelengkap pengalaman
adalah…..disana saya melakukan sebuah hal yang tidak terpuji hahaha apa itu?
Yap. saya pacaran loh… Hahaha gak perlu sebut merek ya yang ini. hihi..hmm Ini
juga yang membuat waktu saya habis, dan sempat menjauh dengan Allah. dan memang, waktu itu saya belum kenal kata zina, dll. masih buta ilmu. hehe. namun, itu bukan salah dia, tapi salah saya, dan itu
tidak apa apa. Karena Itu semua adalah pengalaman berharga, itu adalah sebuah
kesalahan yang sangat berharga bagi saya. Dan saya selalu berkata ‘untuk hal
ini, anda tidak boleh jatuh dilubang yang sama’. Saya selesai pacaran pada saat
SMA kelas 10 akhir. Karena ada hidayah Allah melalui seorang teman saya yang
habis putus dan berkata kepada saya ‘bal, baca buku udah putusin aja nya ustadz
felix’ siapa orang itu? Namanya Suci hehe. Nah saya baca deh bukunya, eh, saya benar-benar merasa di pukul K.O dengan isi buku itu. semua belaan saya tentang pacaran itu bodoh sekali ternyata. bener-bener di tampol abis rasanya. hmm....ada perkataan ustadz felix, gini tulisannya 'tapi pak ustadz, saya kan sayang sama dia? - Kamu dusta! sayang tapi kok rela berdua dibakar di Neraka! itu yang dinamakan sayang?' BOOM! begitulah kira-kira. dan setelah itu saya sadar, dan saya bertaubat. itu artinya saya dengan cepat untuk
mengambil hidayah Allah itu. Alhamdulillah.
'faktor terpenting dalam perubahan adalah, pertolongan Tuhan yang
kamu cepat mengambilnya (peka)'-iqbal Darmawan
Itu
adalah Jalan Tuhan ke dua dan ketiga juga ke-empat, yaitu,
kedua, Tuhan berikan kamu sebuah pengalaman agar kamu bisa paham tentang kehidupan dengan Cara-Nya, seperti, diberikan teman yang bandel, dan diberikan sebuah kepercayaan. Dan yang pasti, Tuhan tau bahwa kamu bisa melakukannya, kamu bisa menyikapinya, dan disitulah kita belajar.
kedua, Tuhan berikan kamu sebuah pengalaman agar kamu bisa paham tentang kehidupan dengan Cara-Nya, seperti, diberikan teman yang bandel, dan diberikan sebuah kepercayaan. Dan yang pasti, Tuhan tau bahwa kamu bisa melakukannya, kamu bisa menyikapinya, dan disitulah kita belajar.
Lalu yang ketiga itu adalah ketika ada Teman yang
menasihatimu, dengarkanlah, jika itu baik, itu PASTI datangnya dari Allah. Itu
adalah pertolongan Allah. Jadi, apakah kamu mau ambil atau tidak, itu adalah
pilihan. Karena Allah memberikan kamu akal dan hawa nafsu agar kamu berfikir
dan memilih. Dan saya memilih untuk mengambilnya. Alhamdulillah.
Dan yang keempat, ketika kamu merasa jauh, itu juga bagian
dari ujian dari Allah. Jangan menyerah dari rahmat Allah, Jangan menyerah untuk
memohon ampun kepada Allah.
'Bertemanlah dengan siapapun, karena temanmu itu adalah manusia yang dipercaya oleh Allah untuk menjadikan kamu manusia yang baik. itu, jika kamu menyadari.' -Iqbal Darmawan
Itu
beberapa cara Allah yang mungkin kita tidak sadari hehe...
pertama, keluarga, mama, papa, kakak, adik yang selalu menasihati kamu
kedua, diberikan pengalaman dan kepercayaan agar
kita dapat belajar
ketiga, dimana ada satu waktu, temanmu
menasihatimu dan rasanya kamu seperti di tampol.
keempat, kamu diberikan rasa jauh dari Allah,
namun itu semata-mata agar kamu berusaha kembali untuk menggapai rahmat Allah.
Bersambung..... hehe
'Jika kamu merasa tidak mampu berlomba dengan para orang alim, maka berlombalah dengan para pendosa untuk kembali kepada Allah' -Ustadz Adi Hidayat







0 komentar:
Posting Komentar